FH UNMUL Adakan Workshop Peninjauan Kurikulum Bersama Stakeholder

Kategori: Akademik

 

Evaluasi dan pengembangan kurikulum di perguruan tinggi merupakan proses yang perlu terus dilakukan untuk mengkorelasikan subtansi kurikulum dengan kebutuhan masyarakat dan stakeholder.  Sejalan dengan hal tersebut, pada hari Jum’at, 16 Oktober 2020 pukul 14.00 WITA telah berlangsung Workshop Masukan Stakeholder sebagai salahsatu dari rangkaian kegiatan Peninjauan Kurikulum 2015 dan Penyusunan Kurikulum Program Studi Sarjana Hukum tahun 2020 pada Fakultas Hukum Universitas Mulawarman.

Kegiatan ini dihadiri oleh 59 peserta yang mewakili berbagai institusi dan lembaga publik, organisasi, LSM, asosiasi profesi dan korporasi. Beberapa diantaranya adalah Pengadilan Negeri Samarinda, Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI Jakarta), PT. Pupuk Kalimantan Timur, Kepolisian Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Polresta Samarinda, Ombudsman Kaltim, Komisi Yudisial wilayah kaltim, KPID Kaltim, Komisis Informasi Kaltim, Ikatan Notaris Indonesia, Dinas Lingkungan Hidup, Yayasan Prakarsa Borneo, FORPADDIS, beberapa perusahaan swasta dan LSM yang ada di wilayah Kaltim serta para alumni dengan berbagai latar belakang profesi.

Kegiatan workshop diawali Sambutan dan paparan diawali oleh Dekan FH UNMUL, Dr. Mahendra Putra Kurnia, SH., MH. yang mengurai bagaiamana perkembangan pembelajaran bidang hukum, konsep merdeka belajar, hingga profesi bidang hukum yang terus meluas. Ia juga menjelaskan tujuan workshop Bersama stakeholder ini sebagai langkah untuk mendengar berbagai masukan dan saran dari pihak luar sebagai pengguna lulusan FH Unmul sehingga saran dan kritik akan diterima dan ditindaklanjuti demi perbaikan kualitas pembelajaran di FH Unmul. Ketua Tim Evaluasi Kurikulum, Dr. Haris Retno Susmiyati, SH., MH. mengapresiasi kehadiran stakeholder yang berasal dari berbagai instansi tersebut serta memeberikan gambaran singkat terkait hasil evaluasi dan draft kurikulum 2020.

Workshop yang berlangsung selama tiga jam itu memperoleh banyak saran dan masukan dari stakeholder yang hadir, diantaranya terkait dengan muatan kurikulum yang diharapkan merespon perkembangan teknologi dan informasi, pengembangan sarana pembelajaran dan kurikulum terkait situasi pandemi, kompetensi yang diharapkan oleh pengguna lulusan, juga hal-hal lain yang berkaitan dengan praktik hukum di lapangan.

Peninjauan kurikulum 2015 dan penyusunan kurikulum 2020 diharapkan mampu memenuhi kebutuhan pembelajaran hukum yang terus berkembang juga meningkatkan kualitas lulusan sehingga workshop Bersama stakeholder ini menjadi suatu langkan penting yang selalu diagendakan dalam setiap evaluasi kurikulum. Dalam tanggapan sekaligus penutupannya Dekan FH Unmul berharap lulusan FH Unmul dapat bersaing dan memberikan kontribusi positif bagi pembangunan bangsa dan negara melalui profesi yang dijalankan sehingga dapat memberikan kemanfaatan bagi masyarakat.

Gambar 1: Workshop Peninjauan Kurikulum Prodi Sarjana Hukum FH UNMUL secara daring/online - 1

Gambar 2: Workshop Peninjauan Kurikulum Prodi Sarjana Hukum FH UNMUL secara daring/online - 2

Gambar 3: Workshop Peninjauan Kurikulum Prodi Sarjana Hukum FH UNMUL secara daring/online - 3

Export PDF