Faculty of Law Maastricht - Netherlands dan Fakultas Hukum UNAIR yang berkolaborasi dalam Orange Knowledge Program menggandeng 5 PTN Fakultas Hukum dimana salah satunya adalah Fakultas Hukum Universitas Mulawarman. Orange Knowledge Program digagas untuk memajukan pendidikan hukum guna menghasilkan lulusan yang mempunyai legal skills sekaligus etik dan integritas.
Selain Fakultas Hukum Universitas Mulawarman juga terdapat empat Fakultas Hukum dari PTN yang ikut berkolaborasi dalam program ini yaitu Universitas Trunojoyo Madura, Universitas Halu Oleo, Universitas Nusa Cendana, dan Universitas Borneo. Dalam pertemuan kolaboratif di Fakultas Hukum UNAIR pada tanggal 23 Juli 2019 tersebut, Dekan Fakultas Hukum UNAIR, Nurul Barizah, Ph.D menyampaikan bahwa Fakultas Hukum UNAIR ingin juga maju bersama-sama dengan Fakultas Hukum yang lain, khususnya yang berada pada remote area, sehingga bisa berkontribusi luas untuk menghasilkan lulusan Fakultas Hukum yang bermutu sesuai dengan visi dan misi masing-masing institusi. Nurul Barizah, Ph.D juga menambahkan bahwa dalam program OKP ini pihak UNAIR ingin memperluas manfaat program yang dilakukan dengan Maastricht sehingga kualitas pendidikan khususnya lulusan yang dihasilkan dapat memenuhi komptensi tertentu secara merata.

Dalam pertemuan yang berlangsung selepas makan siang tersebut, para Dekan dan Perwakilan 5 Fakultas Hukum menyampaikan terima kasih kepada UNAIR atas ajakan kolaborasi dan memandang program ini akan sangat bermanfaat. Dekan Fakultas Hukum Universitas Nusa Cendana, Dr. Yorhan Yohanis Nome, menyampaikan bahwa program ini akan sangat membantu bagi pengembangan kapasitas sumber daya d Fakultas yang sedang dipimpinnya. Ia berharap implementasi program ini dapat lebih detil sehingga FH UNDANA juga turut aktif dalam program ini. Hal senada juga disampaikan Dr. Mahendra Putra Kurnia, Dekan Fakultas Hukum Universitas Mulawarman dan Prof. Nunuk Nuswardani, Dekan Univeristas Trunojoyo Madura. Keduanya juga menyatakan hal ini akan memberikan dampak positif institusi dalam hal pengakuan Internasional. Sementara itu Dr. Rosa Ristawati, Koordinator Program OKP menyatakan bahwa kolaborasi ini merupakan komitmen FH UNAIR yang telah memperoleh Grant dari NUFFIC, dimana 5 Fakultas ini adalah “dissemination partners”, yang diharapkan dapat menerima manfaat program melalui assessment, training dan aspek-aspek lain sesuai dengan ruang lingkup program. Program ini akan berlangsung hingga akhir 2021 dan setelahnya dapat diukur dampaknya terhadapa dunia pendidikan hukum.
Sumber : https://fh.unair.ac.id