Logo
KATEGORI

Berita

AUTHOR

admin

PUBLISHED

30 September 2019

VIEWS

87 Kali


Climate Change on Discussion, Indonesia Darurat Asap: Bencana atau Rencana?

Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) merupakan salah satu permasalahan yang berkorelasi dengan perubahan iklim dimana dampak yang ditimbulkan dari kebakaran hutan dan lahan adalah rusaknya ekosistem dan musnahnya flora dan fauna , oleh karena hal itu Lembaha Kajian Ilmiah dan Studi Hukum (LKISH) Fakultas Hukum Unmul bekerjasama dengan Divisi Lingkungan Hidup GenBI Kaltim mengadakan Climate Change on Discussion dengan tema “Indonesia Darurat Asap: Bencana Atau Rencana?” bertempat di Aula Gedung B lantai 3, Senin, 23 September 2019.

Tags :

Acara dibuka oleh Dekan Dr. Mahendra Putra Kurnia, SH., MH, dan dilanjutkan dengan pemaparan dari Dosen Fakultas Kehutanan Rustam, S.Hut., MP yang menyampaikan tentang kebakaran hutan dan lahan menyebabkan hutan menjadi gundul sehingga tak mampu menampung cadangan air saat musim hujan. Hal ini yang menjadi faktor terjadinya tanah longsor maupun banjir. Berkurangnya sumber air bersih dan terjadinya kekeringan karena kebakaran hutan menyebabkan hilangnya pepohonan yang berfungsi menampung cadangan air.

Pemaparan materi selanjutnya disampaikan oleh dosen Fakultas Hukum Rahmawati Alhidayah, Sh., LL.M yang menyampaikan tentang kebakaran lahan dan hutan dilihat dari segi hukum Penanganan kasus kebakaran hutan dan gambut, terutama penegakan hukum tampak lemah. Sebaran titik api sudah ribuan, kebakaran hutan dan lahan sudah puluhan ribut hektar. Yang perlu diwaspadai, dampak kabut asap sangat berpotensi menganggu kesehatan. Oleh karena itu masyarakat luas harus terus meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan terhadap potensi karhutla, bahaya polusi udara dan asap, juga potensi kekeringan lahan dan kekurangan air bersih.



COPYRIGHT © 2017 FAKULTAS HUKUM - UNIVERSITAS MULAWARMAN
Back to top