Logo
KATEGORI

Berita

AUTHOR

Admin

PUBLISHED

19 Februari 2019

VIEWS

179 Kali


Ruang Diskusi: Trend Kampanye Hoax Pemilu 2019 Dan Lika-Liku Hukumnya

Jum’at 15 Februari 2019 Lembaga Kajian Ilmiah dan Studi Hukum (LKISH) Fakultas Hukum Universitas Mulawarman mengadakan ruang diskusi yang bertema “Trend Kampanye Hoax Pemilu 2019 dan Lika-liku Hukumnya". Diskusi ini berlangsung pada pukul 16.00-18.00 Wita, bertempat di halaman parkir gedung A Fakultas Hukum Universitas Mulawarman dan dikuti oleh 30 mahasiswa dan mahasiswi Fakultas Hukum.

Tags :

Acara dibuka oleh Dekan Fakultas Hukum, bapak Dr. Mahendra Putra Kurnia, SH,MH, dan dilanjutkan dengan pemantik I Ketut Bagia Yasa, S.H, selaku alumni Fakultas Hukum Universitas Mulawarman dan mantan Ketua LKISH tahun kepengurusan 2014. Dalam paparan beliau menyampaikan bahwa penyebaran kabar bohong (hoax) akan semakin meningkat jelang pilpres 2019. Bahkan berita bohong yang beredar tidak hanya meyerang pasangan calon melainkan tata cara atau teknis penyelenggaraan pemilu. “Pemilu saat ini tidak menyajikan yang terbaik, tapi kita menjatuhkan dan memilih yang terburuk dengan dosa yang paling sedikit, hoax sebenarnya adalah pelaku itu sendiri” pungkasnya. Pasal 69 UU Nomor 10 Tahun 2016 telah menyebutkan dengan jelas larangan dalam kampanye seperti menghasut, memfitnah, mengadu domba partai politik, perseorangan dan atau kelompok masyarakat.

Dari hasil diskusi diatas, LKISH diharapkan bisa membantu teman-teman dalam menulis,berbicara dan bisa mengumpulkan ide dan gagasan yang bisa dibaca oleh masyarakat luas untuk menekan intensitas hoax itu sendiri.



COPYRIGHT © 2017 FAKULTAS HUKUM - UNIVERSITAS MULAWARMAN
Back to top